Cara Trading Bitcoin Menambah Penghasilan Untuk Pemula (Jarang Diketahui)

Cara Trading Bitcoin Menambah Penghasilan Untuk Pemula (Jarang Diketahui) - Banyak jalur menuju cuan. Tiap investor tentu memiliki strateginya masing- masing buat mengoptimalkan profit, dari investasi Bitcoin yang mereka miliki. Bergantung kebutuhan, tujuan investasi, serta kepribadian investor tersebut, apakah jenis investor yang kasar ataupun yang terkategori santai?

Cara Trading Bitcoin Menambah Penghasilan Untuk Pemula (Jarang Diketahui)
Cara Trading Bitcoin profit Pemula

Untuk Kalian yang baru saja mulai investasi Bitcoin, terdapat sebagian cara trading Bitcoin yang dapat Kalian coba buat mengoptimalkan keuntungan.

Pakai strategi jangka panjang

Harga Bitcoin, serta aset kripto yang lain secara umum, dapat naik serta turun secara signifikan tiap harinya. Untuk sebagian investor pendatang baru, pergerakan harga Bitcoin yang volatil itu kadangkala dapat membuat panik. Mereka kemudian buru- buru menjual Bitcoin disaat lagi turun, karna khawatir biayanya bakal semakin jatuh, sehingga alami kerugian.

Sementara itu jika ingin menunggu sedikit lebih lama lagi, dapat jadi harga Bitcoin bakal naik lebih besar. Secara historis, Kalian dapat memandang kalau pergerakan harga Bitcoin dalam jangka panjang itu cenderung naik. Jadi, Kalian tidak mudah histeris pada saat tarifnya turun. Inilah kenapa, Bitcoin kerap dijadikan investasi buat jangka panjang.

Penting buat melaksanakan riset soal investasi opsi Kalian. Jadi, Kalian dapat lebih menguasai karakter sesuatu instrumen investasi, apa saja aspek yang pengaruhi naik ataupun turunnya harga, serta potensinya semacam apa di masa depan.

Fokus di kripto yang besar, untuk ke kripto kecil

Salah satu strategi yang dapat Kalian coba merupakan, menjual profit dari Bitcoin Kalian ke koin yang nilainya lebih kecil. Ini dapat dicoba selaku salah satu upaya diversifikasi aset, sehingga dikala satu kripto nilainya turun, aset Kalian yang lain masih dapat terselamatkan.

Simpan mayoritas investasi Kalian dalam Bitcoin. Kemudian, Kalian dapat membagi keuntungan dari investasi Bitcoin Kalian ke sebagian koin lain yang lebih kecil nilainya. Misalnya, Kalian membeli 1 Bitcoin. 6 bulan setelah itu, nilainya naik jadi 1, 5 BTC. Saat ini, Kalian telah mempunyai keuntungan 0, 5 BTC. Kalian dapat menaruh 0, 3 BTC tadi, kemudian menginvestasikan 0, 2 BTC sisanya pada stablecoin ataupun ICO.

Stablecoin merupakan aset kripto yang dirancang buat mempunyai nilai yang sama dengan aset konvensional semacam emas ataupun dolar AS. Ini dicoba buat melindungi kestabilan harga, sehingga tidak begitu fluktuatif bila dibanding dengan aset kripto pada biasanya. Sebagian contoh stablecoin yang mempunyai reputasi lumayan baik merupakan merupakan USD Coin( USDC).

Sebaliknya ICO( initial coin offering), merupakan disaat suatu koin baru diluncurkan buat awal kalinya, serta dapat dibeli oleh publik. Tetapi, Kalian perlu lebih waspada dalam memilah ICO. Pelajari seluruh perihal penting tentang ICO tersebut. Siapa saja tim pengembangnya, semacam apa roadmap- nya, kemampuan adopsi dalam sebagian tahun ke depan, serta aplikasi teknologinya. Jauhi ICO yang terbuat cuma buat mengejar viral, tetapi gunanya tidak jelas, supaya Kalian tidak rugi ke depannya.

Salah satu ICO yang lumayan berhasil merupakan Ether. Disaat Ethereum awal kali merilisnya, harga Ether terdapat di kisaran US$0, 31. Pada April 2022, 1 Ether telah diperjualbelikan di angka US$3. 094, ataupun kurang lebih Rp44 juta. Dengan angka tersebut, para investor yang membeli Ether dikala ICO, pasti memperoleh ROI yang sangat menguntungkan.

Beli sedikit tetapi rutin

Tidak cuma menjual, Kalian pula dapat mengendalikan strategi supaya beli Bitcoin dapat lebih menguntungkan, paling utama dalam investasi jangka panjang. Salah satunya memakai tata cara dollar cost- averaging( DCA). DCA ini merupakan tata cara di mana Kalian membeli Bitcoin sedikit demi sedikit secara teratur.

Misalnya, Kalian memiliki dana investasi senilai Rp500. 000. Dari pada langsung dibelikan Bitcoin seluruh dalam satu waktu, Kalian dapat membaginya jadi Rp50. 000 tiap pekan. Karna harga Bitcoin itu volatil, dapat jadi di minggu awal Kalian memperoleh harga yang rendah, minggu depannya lebih besar, tetapi di minggu selanjutnya harga Bitcoin yang Kalian bisa lebih murah lagi. Jadi disaat dihitung secara totalitas, investasi Rp50. 000 Kalian tiap minggu dapat lebih menguntungkan dari pada Rp500. 000 di satu waktu.

Buat memakai tata cara DCA ini, harusnya Kalian memilah platform crypto exchange yang menunjang fitur Repeat Buy ataupun pembelian secara teratur. Salah satunya merupakan Luno Indonesia, yang fitur Repeat Buy di dalamnya gampang diakses, baik lewat aplikasi mobile ataupun website. Apalagi, Kalian pula dapat mulai investasi Bitcoin dari Rp25. 000 saja dengan bayaran administrasi yang terkategori murah.


Pencarian yang banyak dicari:

  • trading bitcoin modal kecil
  • aplikasi trading bitcoin
  • trading bitcoin halal atau haram
  • cara investasi bitcoin di pintu
  • cara trading btc dana
  • cara trading crypto bagi pemula
  • trading bitcoin modal kecil
  • aplikasi trading bitcoin
  • trading bitcoin halal atau haram
  • cara investasi bitcoin di pintu
  • cara trading btc dana
  • cara trading crypto bagi pemula
  • jangan main crypto
  • cara bermain bitcoin di hp

Lebih baru Lebih lama